Tepat Pukul 7 dengan berpakaian rapi, Aku sampai kantor. Setiba di kantor menanyakan pekerjaan yang bisa dibantu. Namun, lagi tidak ada pekerjaan buat aku. Akhirnya, aku finished my proposal dan akhirnya selesai juga walaupun gak ada kerangka konsep nya. Ini yang aku bingunin kenapa sih aku harus ngejiplak alur pemikiran orang dan dijadikan sumber referensi kenapa aku gak bikin kerangka konsep sendiri. Kenapa kerangka konsep harus dari kerangka teori dan ini yang aku bingungin. Tapi bodoh lha, aku gak suka penelitian..hahahha.
Konsultan yang ditunggu datang. Aku diajak PL untuk berkenalan dengan konsultan yang akan melakukan monitoring lingkungan. Sehabis makan siang aku balik ke kantor. Menunggu konsultan datang dengan membawa APD tentunya. Jam 2 konsultan pun datang. Ternyata mereka datang dengan orang BBTKL juga (balai besar tekhnik kesehatan lingkungan). alhamdulillah, konsultan ama orang BBTKL nya ramah jadi kita pun ngobrol ngalor ngidul.
Aku meliat cara pengukuran udara (sangat simpel) dan gak ribet. Liat pengukuran kebisingan dan wawancara penduduk. Pengukuran dilakukan sampai jam 5 dan akhirnya aku pulang ke Pertamina. Aku diantar ama konsultan itu. sampai kantor. Suasana kantor udah sangat sepi. Aku mengambil motor di parkiran dan pulang. Sampai rumah aku baru sadar kunci motor aku hilang entah dimana. Akhirnya aku pun balik ke parkiran buat nyari kunci motor yang jatoh. Alhamdulillah kunci motor pun ktemu.
Ada banyak hal yang aku dapat dari pengkuran terutama saat wawancara ke penduduk. ternyata masyarakat disini kasihan. Mereka belum merasakan dampak dari adanya oil company disini. Kasihan juga karena mereka harus menghirup benzene tiap harinya gara2 berada di kawasan tersebut. Dampak positif belum dapat tapi dampak negatif udah dapat duluan. CSR belum terlalu jalan. CSR hanya bersifat membantu tapi tidak membangun masyarakat. Menurut aku percuma saja kalo hanya membantu tapi gak membangun. Investasi untuk membangun memang lebih mahal tapi hasil yang didapat pun akan lebih berjangka panjang kalo kita membangun masyarakat.
0 komentar:
Post a Comment